LOADING

Mengenal Fungsi dan Aturan Penggunaan Segitiga Pengaman

Apa itu segitiga pengaman ?

 

Segitiga pengaman adalah tanda berbentuk segitigs dengan sisi berwarna merah yang digunakan untuk mengamankan tempat kecelakaan atau mogok.Peraturan lalu lintas di berbagai negara diharuskan semua kendaraan memiliki segitiga pengaman dan menggunakan nya bila kendaraan harus dihentikan di tempat tempat yang berbahaya.

 

Aturan penggunaan segitiga pengaman ?

Segitiga pengaman harus di tempatkan pada permukaan jalan , di depan dan dibelakang kendaraan dengan jarak sekurang kurangnya 4 meter dari posisi kendaraan berhenti dan jarak dari samping kendaraan tidak boleh lebih dari 40 Centimeter.

Salam

 

HSE Agungrent

KURANGI RISIKO BLIND SPOT

Apa itu Blind Spot ?

Pandangan yang tidak terlihat dikarenakan adanya suatu halangan atau pandangan yang tidak terlihat, dikarenakan pandangan tersebut berada di luar jangkauan sudut pandang manusia dan spion.

 

  • Atur kaca spion luar kiri & kanan agar bisa melihat jelas kondisi jalan ,kendaraan lain & sepertiga kendaraan yang di kendarai
  • Saat akan mendahului mobil kendaraan lain, gunakan jalur kanan & nyalakan lampu sein atau klakson atau isyarat
  • Jangan tergesa-gesa atau ngebut saat akan berbelok. Nyalakan lampu sein untuk memberitahu pengendara lain
  • Jangan terlalu dekat dengan truk, bus atau kendaraan besar lainnya, pastikan kendaraan kamu terpantau di spion

Tetap patuhi aturan lalulintas pada saat berkendara, dan jaga jarak kendaraan anda agar tetap aman serta terhindar dari blind spot

 

Salam

HSE Agungrent

TIPS CARA MENGGANTI BAN

ARTIKEL KESELAMATAN

 

 

 

Ban mobil bocor ditengah jalan?

Ini akan membuat susah apalagi jalanan yang dilewati termasuk jalan sepi, sehingga mau tidak mau kita sendiri yang harus menggantinya. bagi yang masih awan tentang bagaimana cara mengganti ban mobil, berikut panduan singkat cara mengganti ban mobil dari Agungrent.


 

  1. Persiapkan alat-alat yang dibutuhkan diantaranya ban serep, dongkrak, kunci ban dan pipa perpanjangan.
  2. Nyalakan lampu hazard sebagai tanda sedang berhenti dan juga tarik rem tangan agar waktu membuka mur ban mobil tidak bergerak.
  3. Buka mur ban mengunakan kunci ban, jika tidak kuat dapat ditambahkan dengan pipa panjang, tetapi jika tidak ada pipa perpanjangan kita dapat gunakan tubuh untuk membuka namun kita harus hati-hati agar kaki kita tidak terkena kunci ban, mur jangan sampai lepas cukup dikendurkan.
  4. Dongkrak mobil, untuk posisi dongrak tempatkan ditengah atau chasis/ rangka mobil.
  5. Setelah selesai lepas mur dan roda lalu ganti dengan ban serep yang sudah di siapkan. Setelah selesai pasang kembali mur roda, lalu kencangkan mur dengan kunci ban.

 

Demikian tata cara mengganti ban, semoga informasi ini bermanfaat buat kita semua



Salam

HSE Agungrent


 

8 TIPS AMAN BERKENDARA SAAT MACET

1.PERHATIKAN JARAK AMAN

Disarankan bagi anda memiliki respon 3 (tiga) detik sebagai jarak aman yang tepat.

 

2.WASPADA PERGERAKAN MOBIL DI DEPAN

Perhatikan dan waspada gerak-gerik kendaraan di depan, khususnya saat mengemudi di lalu lintas padat merayap.

 

3.BERI TANDA SAAT AKAN BERPINDAH JALUR

Hidupkan lampu belok sebagai tanda ke pengemudi lain untuk memberi kendaraan anda jalan dan tidak di tabrak dari arah samping maupun belakang.

 

4.PANTAU SEKELILING

Waspada terhadap kendaraan di sekeliling dan mengecek spion.

 

5.HINDARI PENGGUNAAN SETENGAH KOPLING

Setengah kopling artinya menginjak pedal kopling setengah injakan untuk mobil dengan transmisi manual.

 

6.SAAT BERHENTI LAMA GUNAKAN HAND REM

Hand rem perlu anda aktifkan ketika terjebak kemacetan yang begitu parah.

 

7.HINDARI BERHENTI MENDADAK

Tidak memberhentikan mobil secara mendadak agar mobil tidak di tabrak dari belakang oleh mobil lain.

 

8.GUNAKAN GIGI RENDAH

Mengatur gigi ke posisi terendah juga penting untuk anda lakukan , hal ini bertujuan untuk memberikan respon yang baik bagi pergerakan kendaraan.

SEDIAKAN P3K DI MOBIL

Peralatan pertolongan pertama di mobil biasanya digunakan untuk mengobati luka ringan seperti teriris, tergores, tersengat serangga,terkilir dan luka bakar ringan. Letakkan kotak p3k di tempat yang aman dan mudah di jangkau pada saat kondisi darurat. Isi kotak p3k di mobil :

 

  1. Kain Kasa Gulung dan Steril
  2. Larutan Poviodone-iodine untuk desinfektan luka
  3. Salep Antiseptik
  4. Salep Luka Bakar
  5. Plester Luka
  6. Gunting kecil
  7. Obat Tetes Mata
  8. Obat Anti Nyeri/Pereda Demam

 

Tips kotak p3k di mobil

  1. Gunakan kotak kedap air untuk menyimpan perlengkapan P3K
  2. Letakkan kotak P3K di tempat yang mudah di jangkau
  3. Hindari meletakan kotak P3K di dasborad dan jauhkan dari anak kecil
  4. pastikan anda bisa menggunakan semua peralatan yang ada di kotak P3K dan mengerti kegunaan obat obatan yang di simpan
  5. Ajari anggota keluarga lain untuk menggunakan peralatan tersebut

 

Tetap patuhi aturan lalulintas pada saat berkendara, dan lengkapi mobil anda dengan P3K agar anda dapat melindungi diri pada saat kondisi darurat.

 

Salam

HSE Agungrent

Kenali Bagian-Bagian dari APAR dan Fungsinya.

Kenali Bagian-Bagian dari APAR dan Fungsinya.

Tips Keselamatan dan Keamanan

 

Tauhkah kamu setiap mobil wajib tersedia APAR (Alat Pemadam Api Ringan), ini di atur dalam peraturan Dirjen Perhubungan Darat Nomor: KP.972/AJ.502/DRJD/2020 tentang Fasilitas Tanggap Darurat Kendaraan Bermotor yang sudah disahkan pada 18 Februari 2020.

Dalam aturan tersebut mengenai syarat wajib adanya APAR dijelaskan pada pasal 2 ayat 2, 3, dan juga ayat 4.

 

Pada pasal 2 ayat (2) disebutkan “Kendaraan bermotor untuk kategori M1, N1, N2, N3, O1, 02, 03, dan 04 untuk mobil penumpang, mobil barang landasan mobil penumpang, dan landasan mobil barang wajib dilengkapi fasilitas tanggap darurat berupa alat pemadam api ringan."

Di sini mimin Agung mau ngebahas apa saja sih bagian-bagian dari apar dan fungsinya.

 

1.handle / tuas

Tuas atau handle APAR berfungsi untuk membuka valve.Agar media APAR terdorong dari dalam tabung

 

2. hose / selang

Menyalurkan media APAR dari tabung untuk memadamkan api

 

3. tabung

Tempat menyimpan media APAR

 

4. nozzle / corong

Meneruskan media APAR dari corong ke titik api

TIPS BERBELOK DAN PUTAR BALIK DENGAN AMAN

Banyak kecelakaan yang terjadi pada saat kita berbelok atau memutar balik arah, hal ini disebabkan kurang pengawasan pada saat berbelok dan bisa juga disebabkan oleh pengendara lain yang kurang memperhatikan tata cara berbelok yang benar dan aman. Untuk menghindari kecelakaan tersebut, ini dia tips-tipsnya                                              BERBELOK KE-KANAN: Ambil lajur kanan dan nyalakan lampu sein 30 meter sebelum berbelok dan perlambat kecepatan hingga 5-10 km/jam. Perhatikan spion kanan Anda dan perhatikan kendaraan dari sebelah kanan Anda dan perhatikan kendaraan yang datang dari sebelah kiri. Hati-hati pengendara motor yang ada dikanan Anda, karena kadang pengendara motor tidak memperhatikan lampu sign mobil kita dan kecenderungan menyerobot. Nyalakan lampu dim/jauh agar kendaraan yang berlawanan arah memperhatikan mobil Anda dan memperlambat kendaraannya. Saat berbelok usahakan berada di jalur paling kanan.    Hati-hati pada motor yang cenderung memotong   Berbelok kanan akan selalu lebih berisiko daripada belok kiri sewaktu Anda berbelok kanan    BERBELOK KE-KIRI: Ambil lajur kiri dan nyalakan lampu sein 30 meter sebelum berbelok dan perlambat kecepatan hingga 5-10 km/jam  serta tetap berada dibelakang kendaraan didepan Anda, jangan mencoba mendahului saat berbelok. Perhatikan spion kiri apabila ada sepeda motor sebaiknya biarkan mendahului Anda karena kecendrungan sepeda motor akan memotong jalur Anda dari jalur kiri untuk berbelok ke kanan. Perhatikan kendaraan pada jalur berlawanan saat berbelok, kadang kendaraan lain suka mengambil jalur Anda terutama sepeda motor. Saat berbelok usahakan berada di jalur paling kiri untuk menghindari kendaraan lain yang berada di jalur kiri anda tetapi ingin berlaju lurus.   Perhatikan motor yang sering nyelipdi sebelah kiri Anda     PerhatikanMobil yang berada di jalur yang Anda  mau berbelok (1) Mobil yang berada di jalur seberang (2) PUTAR BALIK (U-TURN): Berputarlah pada tempat yang dianjurkan dan jangan berputar pada tempat yang dilarang karena selain dapat menyebabkan kecelakaan, Anda dapat menjadi sasaran empuk orang iseng yang sengaja menabrak mobil Anda untuk kemudian diminta ganti rugi. Ambil jalur kanan dan nyalakan lampu sign. Perhatikan motor di  samping Anda terutama yang berada di sisi kanan kendaraan Anda. Bersabarlah untuk menunggu peluang dan hati-hati kepada sepeda motor yang ingin menyelak sewaktu berputar. Berputarlah perlahan dan usahakan agar tidak terlalu melambung karena dikuatirkan mengambil jalur kendaraan lain yang berlawanan arah di jalur tengah. Jangan memotong jalur yang berlawanan arah lebih dari 2 jalur karena sangat berbahaya.     Bersabar sewaktu U-Turn. Perhatikan mobil-mobil di jalan yang Anda ingin berbelok dan motor di sisi kanan Anda.

Tips Mengganti Ban

  Ban mobil bocor ditengah jalan tentunya hal ini akan membuat susah apalagi jalanan yang  dilewati termsauk jalanan sepi sehingga mau tidak mau kita sendiri yang harus menggantinya, bagi yang masih awam tentang cara mengganti sendiri ban mobil. Berikut panduan singkat cara mengganti ban mobil semoga bermanfaat dan berguna: Persiapkan alat-alat yang dibutuhkan diantaranya ban serep, dongkrak, kunci ban dan pipa perpanjangan. Nyalakan lampu hazard (lampu tanda belok/sein yang menyala dua) sebagai tanda sedang berhenti dan juga tarik rem tangan agar waktu membuka mur ban mobil tidak bergerak. Buka mur ban mengunakan kunci ban, jika tidak kuat dapat ditambahkan dengan pipa perpanjangan, tetapi jika tidak ada pipa perpanjangan kita dapat gunakan  tubuh untuk membuka namun kita harus hati-hati agar kaki kita tidak terkena kunci ban, mur jangan sampai lepas cukup dikendurkan. Dongkrak mobil  dengan menggunakan dongkrak, untuk posisi dongrak tempatkan ditengah atau chasisi/rangka mobil tapi untuk mobil jenis sedan karena tidak memiliki chasis  cukup tempatkan dongkrak di bodi mobil dekat ban. Setelah selesai  lepas mur dan roda lalu  ganti dengan ban serep yang sudah siapkan setelah selesai pasang kembali mur roda, lalu kencangkan mur dengan kunci ban.

Mengganti Ban untuk pemula

Ban mobil bocor ditengah jalan tentunya hal ini akan membuat susah apalagi jalanan yang  dilewati termsauk jalanan sepi sehingga mau tidak mau kita sendiri yang harus menggantinya, bagi yang masih awam tentang cara mengganti sendiri ban mobil. Berikut panduan singkat cara mengganti ban mobil semoga bermanfaat dan berguna: Persiapkan alat-alat yang dibutuhkan diantaranya ban serep, dongkrak, kunci ban dan pipa perpanjangan. Nyalakan lampu hazard (lampu tanda belok/sein yang menyala dua) sebagai tanda sedang berhenti dan juga tarik rem tangan agar waktu membuka mur ban mobil tidak bergerak. Buka mur ban mengunakan kunci ban, jika tidak kuat dapat ditambahkan dengan pipa perpanjangan, tetapi jika tidak ada pipa perpanjangan kita dapat gunakan  tubuh untuk membuka namun kita harus hati-hati agar kaki kita tidak terkena kunci ban, mur jangan sampai lepas cukup dikendurkan. Dongkrak mobil  dengan menggunakan dongkrak, untuk posisi dongrak tempatkan ditengah atau chasisi/rangka mobil tapi untuk mobil jenis sedan karena tidak memiliki chasis  cukup tempatkan dongkrak di bodi mobil dekat ban. Setelah selesai  lepas mur dan roda lalu  ganti dengan ban serep yang sudah siapkan setelah selesai pasang kembali mur roda, lalu kencangkan mur dengan kunci ban.

Mudik aman Puasa Lancar

Selama bulan puasa, kita berpotensi mengalami dehidrasi dibandingkan hari biasa dan juga bisa mengurangi konsentrasi. Badan yang biasanya lebih lemas saat berpuasa tentu mempengaruhi kekuatan dan ketahanan mengemudi. Belum lagi saat mengemudi di jalanan umum tak jarang ditemui berbagai hal yang bisa memancing emosi.  Selain menahan lapar dan dahaga, sifat emosi menjadi salah satu hal utama yang perlu dijaga saat bulan puasa. Berikut berapa tips berkendara saat berpuasa :   1. Persiapan Perjalanan (Smart Riding) Sebelum melakukan perjalanan, baiknya Anda menyantap sahur dengan memilih asupan yang bernutrisi tinggi seperti sayur, buah-buahan, serta perbanyak minum air putih. Ini dapat mengurangi dehidrasi tubuh saat berkendara.   2. Kenali Rute Perjalanan Kemacetan merupakan salah satu hal yang dapat menimbulkan emosi. Hal ini dapat dihindari dengan menggunakan aplikasi berfitur Global Positioning System (GPS) yang dapat membantu pengendara sepeda motor melihat situasi jalur perjalanan, sehingga dapat memilih alternatif jalur perjalanan yang tepat dan aman, serta terhindar dari kemacetan. Jika Anda menuju lokasi yang belum pernah didatangi, sebaiknya pelajari situasi jalanan terlebih dahulu agar tidak membuang waktu karena tersesat di jalan dan terlalu lama berkendara.   3. Jaga jarak aman Dengan menjaga jarak aman ke depan, Anda akan lebih santai dalam mengemudi. Setiap perubahan gerakan atau kecepatan dari mobil depan akan lebih mudah dan rileks untuk diantisipasi. Sebaliknya, jika terlalu dekat, tanpa disadari kaki dan tangan Anda bekerja lebih banyak untuk mengantisipasi pergerakan mobil di depan. Gunakan metode 2 detik untuk jarak minimal ke mobil depan. Semakin jauh, Anda akan semakin merasa santai.   4. Jangan Pernah Terpancing Emosi   Jika memang terjebak dalam kemacetan yang cukup padat, lalulintas biasanya jadi "memanas". Jangan sampai terpengaruh jika ada kejadian yang berpotensi menimbulkan emosi. Jika memang anda terlibat dalam satu kejadian, misal tersenggol kendaraan lain pastikan pikiran anda selalu jernih dan tenang.   5. Atur Posisi Mengemudi Ideal   Jika jok pengemudi terlalu dekat dengan setir, atau terlalu jauh bukan saja jadi potensi bahaya tapi mengemudi jadi terasa lebih melelahkan. Setel bangku dengan jarak ideal dengan cara letakkan pergelangan tangan kanan di posisi paling atas setir, sembari punggung tetap menempel ke jok. Setel pula kemiringan sandaran pada sudut ideal. Genggam selalu setir pada posisi jam 9 dan 3, buat senyaman mungkin tapi tetap bisa sigap.